“ittaqunnar walau bisyiqqo tamrotin: Jagalah diri kalian dari api neraka, meski hanya dengan bersedekah sepotong kurma”(Hadits Shahih, Riwayat Bukhari dan Muslim. Lihat Shahiihul jaami’ no. 114)

Friday, June 16, 2017

Mengenal Pintu Neraka


Assalamualaikum Warrahmatullahi Wabarakatuhu.

Kali ini penulis juga ingin berbagi pengetahuan tentang pintu-pintu neraka yang ada di akhirat nanti. Penulis berharap kita sama-sama mengetahui nama-nama dan siapa saja penghuni pintu-pintu neraka tersebut agar kita dari sekarang supaya berbenah untuk terhindar masuk kedalam pintu neraka tersebut.


DALIL TENTANG NERAKA

Mengenai jumlah pintu neraka, telah Allah sebutkan dalam al-Quran,

وَإِنَّ جَهَنَّمَ لَمَوْعِدُهُمْ أَجْمَعِينَ . لَهَا سَبْعَةُ أَبْوَابٍ لِكُلِّ بَابٍ مِنْهُمْ جُزْءٌ مَقْسُوم

"Dan sesungguhnya Jahannam itu benar-benar tempat yang telah diancamkan kepada mereka (pengikut-pengikut setan) semuanya. Jahannam itu mempunyai tujuh pintu. Tiap-tiap pintu (telah ditetapkan) untuk golongan yang tertentu dari mereka". (QS. al-Hijr: 43 – 44)

Mengenai pintu neraka yang jumlahnya 7, juga disebutkan dalam hadis dari Ibnu Umar,

لِجَهَنَّمَ سَبْعَةُ أَبْوَابٍ، بَابٌ مِنْهَا لِمَنْ سَلَّ سَيْفَهُ عَلَى أُمَّتِي

"Jahannam memiliki 7 pintu. Satu pintu diantaranya diperuntukkan bagi orang yang menghunus pedang untuk umatku (umat islam)". (HR Imam Ahmad 5689, At Turmudzi 3414, dan sanadnya didhaifkan Syuaib al-Anauth).

An Naar, neraka secara bahasa ialah kobaran api (al lahab) yang panas dan bersifat membakar. Secara istilah bermakna, suatu tempat yang telah disiapkan Allah subhanahu wa ta’ala bagi orang-orang yang mendurhakai-Nya. Allah Ta’ala berfirman (yang artinya), “Sesungguhnya Allah mela’nati orang-orang kafir dan menyediakan bagi mereka api yang menyala-nyala (neraka)” (QS. Al Ahzab : 64).


SEBERAPA DALAM NERAKA?

Mengapa neraka disebut jahannam?
Jahannam berarti sesuatu yang dasarnya amat dalam (ba’idatul qo’ri), sebagaimana disebutkan dalam Al Qomus (Lihat Al Qomus Al Muhith, 3/205). Begitulah keadaan neraka, ia begitu dalam. Abu Hurairah mengatakan,

كُنَّا مَعَ رَسُولِ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- إِذْ سَمِعَ وَجْبَةً فَقَالَ النَّبِىُّ -صلى الله عليه وسلم- « تَدْرُونَ مَا هَذَا ». قَالَ قُلْنَا اللَّهُ وَرَسُولُهُ أَعْلَمُ. قَالَ « هَذَا حَجَرٌ رُمِىَ بِهِ فِى النَّارِ مُنْذُ سَبْعِينَ خَرِيفًا فَهُوَ يَهْوِى فِى النَّارِ الآنَ حَتَّى انْتَهَى إِلَى قَعْرِهَا ».

“Kami dulu pernah bersama Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. Tiba-tiba terdengar suara sesuatu yang jatuh. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam lantas bertanya, “Tahukah kalian, apakah itu?” Para sahabat pun menjawab, “Allah dan Rasul-Nya yang lebih mengetahui.” Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam kemudian menjelaskan, “Ini adalah batu yang dilemparkan ke dalam neraka sejak 70 tahun yang lalu dan batu tersebut baru sampai di dasar neraka saat ini.” HR. Muslim no. 2844


BAHAN BAKAR NERAKA

“Peliharalah dirimu dari neraka yang bahan bakarnya manusia dan batu, yang disediakan bagi orang-orang kafir” (QS. Al Baqarah : 24). Batu yang dimaksud dalam ayat ini ditafsirkan oleh Ibnu Abbas dan sebagian besar pakar tafsir dengan belerang, dikarenakan sifatnya yang mudah menyala lagi busuk baunya. Sebagian pakar tafsir juga berpendapat bahwa yang dimaksud batu di sini, ialah berhala-berhala yang disembah, sebagaimana Allah berfirman (yang artinya), “Sesungguhnya kamu dan apa yang kamu sembah selain Allah, adalah umpan Jahannam, kamu pasti masuk ke dalamnya.” (QS. Al Anbiya : 98)


PANASNYA NERAKA

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ نَارُكُمْ هَذِهِ الَّتِي يُوقِدُ ابْنُ آدَمَ جُزْءٌ مِنْ سَبْعِينَ جُزْءًا مِنْ حَرِّ جَهَنَّمَ قَالُوا وَاللَّهِ إِنْ كَانَتْ لَكَافِيَةً يَا رَسُولَ اللَّهِ قَالَ فَإِنَّهَا فُضِّلَتْ عَلَيْهَا بِتِسْعَةٍ وَسِتِّينَ جُزْءًا كُلُّهَا مِثْلُ حَرِّهَا.

Dari Abu Hurairah radhiyallaahu anhu beliau berkata, “Rasulullah shallallaahu alaihi wa salam bersabda, ‘Api kalian, yang dinyalakan oleh anak Adam, hanyalah satu dari 70 bagian nyala api Jahannam. Para shahabat kemudian mengatakan, ‘Demi Allah! Jika sepanas ini saja niscaya sudah cukup wahai Rasulullah! Rasulullah menjawab, ‘Sesungguhnya masih ada 69 bagian lagi, masing-masingnya semisal dengan nyala api ini”.(HR. Bukhari-Muslim 8/149-150)


MAKANAN PENGHUNI NERAKA

“Mereka tiada memperoleh makanan selain dari pohon yang berduri, yang tidak menggemukkan dan tidak pula menghilangkan lapar” (QS. Al Ghasiyah : 6-7).

Ibnu Katsir rahimahullah membawakan perkataan Ali bin Abi Thalhah, dari Ibnu Abbas, “Itu adalah pohon dari neraka”. Said bin Jubair berkata, “Itu adalah Az Zaqum (pepohonan berduri bagi makanan penghuni neraka)”. Ada pula yang berpendapat bahwa yang dimaksud ialah batu.


MINUMAN PENGHUNI NERAKA

“Di hadapannya ada Jahannam dan dia akan diberi minuman dengan air nanah, diminumnnya air nanah itu dan hampir dia tidak bisa menelannya” (QS. Ibrahim : 16-17). Yaitu mereka diberi air yang amatlah busuk baunya lagi kental, maka merekapun merasa jijik dan tidak mampu menelannya. “Diberi minuman dengan hamiim (air yang mendidih) sehingga memotong ususnya” (QS. Muhammad : 47). Hamiim ialah air yang mendidih oleh panasnya api Jahannam, yang mampu melelehkan isi perut dan menceraiberaikan kulit mereka yang meminumnya. Sebagaimana Allah Ta’ala berfirman (yang artinya), “Dengan air itu dihancur luluhkan segala apa yang ada dalam perut mereka dan juga kulit (mereka)” (QS. Al Hajj : 20).



NAMA-NAMA PINTU NERAKA

1. Neraka Jahannam (Neraka yang terdalam)
Merupakan pintu neraka yang paling atas (pertama). Di dalamnya berisi umatmu (Muhammad Shallallahu 'alaihi wa sallam) yang melakukan dosa-dosa besar dan tidak tobat sampai mereka meninggal dunia. Pada pintu neraka ini juga diperuntukkan bagi umat Rasulullah Muhammad Shallallahu 'alaihi wa sallam yang beribadah tapi riya.

Firman Allah Subhanahi wa ta'ala:
وَإِنَّ جَهَنَّمَ لَمَوْعِدُهُمْ أَجْمَعِينَ
"Dan sesungguhnya Jahannam itu benar-benar tempat yang telah di ancamkan kepada mereka (pengikut-pengikut setan) semuanya." (QS: Al-Hijr ayat 43).

Firman Allah lainnya dalam Qur'an Surat An Naba ayat 21-22
(21). إِنَّ جَهَنَّمَ كَانَتْ مِرْصَادًا
"Sesungguhnya neraka Jahannam itu (padanya) ada tempat pengintai,"
(22). لِلطَّاغِينَ مَآبًا
"lagi menjadi tempat kembali bagi orang-orang yang melampaui batas,"


2. Neraka Sa'iir (Api yang menyala)

Adapaun pintu neraka Sa’iir adalah neraka kedua yang berada di bawa neraka jahannam. Calon penghuni neraka Sa’ir adalah orang-rang yang suka memakan harta anak yatim, dan orang-orang kafir termasuk sebagaimana telah dijelaskan oleh Allah SWT. dalam Al-quran yaitu sebgai berikut ini:

إِنَّ ٱلَّذِينَ يَأْكُلُونَ أَمْوَٰلَ ٱلْيَتَٰمَىٰ ظُلْمًا إِنَّمَا يَأْكُلُونَ فِى بُطُونِهِمْ نَارًۭا ۖ وَسَيَصْلَوْنَ سَعِيرًۭا

"Sesungguhnya orang-orang yang memakan harta anak yatim secara zalim, sebenarnya mereka itu menelan api sepenuh perutnya dan mereka akan masuk ke dalam api yang menyala-nyala (sa'iir)". (QS. Surat An Nisa Ayat 10)

Pintu Neraka Sa'iir juga diperuntukkan kepada orang-orang Nasrani yang dimana sudah datangnya peringatan tapi mereka mendustakan
Allah SWT. berfirman juga:
تَكَادُ تَمَيَّزُ مِنَ ٱلْغَيْظِ ۖ كُلَّمَآ أُلْقِىَ فِيهَا فَوْجٌۭ سَأَلَهُمْ خَزَنَتُهَآ أَلَمْ يَأْتِكُمْ نَذِيرٌۭ قَالُوا۟ بَلَىٰ قَدْ 

جَآءَنَا نَذِيرٌۭ فَكَذَّبْنَا وَقُلْنَا مَا نَزَّلَ ٱللَّهُ مِن شَىْءٍ إِنْ أَنتُمْ إِلَّا فِى ضَلَٰلٍۢ كَبِيرٍۢ وَقَالُوا۟ لَوْ كُنَّا 

نَسْمَعُ أَوْ نَعْقِلُ مَا كُنَّا فِىٓ أَصْحَٰبِ ٱلسَّعِيرِ

"Hampir-hampir (neraka) itu terpecah-pecah lantaran marah. Setiap kali dilemparkan ke dalamnya sekumpulan (orang-orang kafir). Penjaga-penjaga (neraka itu) bertanya kepada mereka: "Apakah belum pernah datang kepada kamu (di dunia) seorang pemberi peringatan?" Mereka menjawab: "Benar ada, sesungguhnya telah datang kepada kami seorang pemberi peringatan, maka kami mendustakan (nya) dan kami katakan: "Allah tidak menurunkan sesuatu pun, kamu tidak lain hanyalah di dalam kesesatan yang besar". Dan mereka berkata: "Sekiranya kami mendengarkan atau memikirkan (peringatan itu) niscaya tidaklah kami termasuk penghuni-penghuni neraka yang menyala-nyala (sa'iir)". (QS. Al Mulk 8-10)


3. Neraka Huthamah

Pintu neraka ini disediakan untuk orang-orang yang suka mengumpulkan harta benda berupa emas, perak, platina dan lainnya namun tidak mau mengeluarkan zakat disebabkan kekikiran mereka dan takut miskin dan mereka juga menghina orang miskin. Di dalam neraka Huthamah, harta benda yang mereka kumpulkan akan dibawa dan dibakar untuk diminumkan sebagai siksaan kepada manusia pengumpul harta. Firman Allah SWT.:

لٌۭ لِّكُلِّ هُمَزَةٍۢ لُّمَزَةٍ ٱلَّذِى جَمَعَ مَالًۭا وَعَدَّدَهُۥ يَحْسَبُ أَنَّ مَالَهُۥٓ أَخْلَدَهُۥ كَلَّا ۖ لَيُنۢبَذَنَّ فِى ٱلْحُطَمَةِ

"Kecelakaanlah bagi setiap pengumpat lagi pencela, Yang mengumpulkan harta dan menghitung-hitung, Dia mengira bahwa hartanya itu dapat mengkekalkannya, Sekali-kali tidak! Sesungguhnya dia benar-benar akan dilemparkan ke dalam Huthamah." (Qs. Al-Humazah ayat 1-4)

Pintu Neraka Huthamah juga di peruntukkan untuk orang-orang Yahudi dan para pengikutnya.


4. Neraka Ta Ladzza

Di dalam pintu neraka Ta Ladzza ini di tempati Iblis laknatullah beserta orang-orang yang mengikutinya dan orang-orang yang terbujuk rayuannya. Kemudian orang-orang Majusi pun ikut serta menempati neraka Ladza ini. Mereka kekal bersama Iblis di dalamnya. Orang yang berpaling dari iman yang sesungguhnya dengan keimanan hanya sebatas bibir saja, sedangkan pikiran dan perbuatannya jauh dari ayat-ayat Allah. Mengakui Allah sebagai satu2nya Tuhan namun cara berpikir, bersikap, dan perbuatnya menyekutukan Allah.

Allah berfirman dalam Qur'an Surat Al Lail Ayat 14-16

(14). فَأَنْذَرْتُكُمْ نَارًا تَلَظَّىٰ
"Maka Kami memperingatkan kamu dengan neraka yang menyala-nyala (ta ladzza) ."

(15). لَا يَصْلَاهَا إِلَّا الْأَشْقَى
"Tidak ada yang masuk ke dalamnya kecuali orang yang paling celaka,"

(16). الَّذِي كَذَّبَ وَتَوَلَّىٰ
"yang mendustakan (kebenaran) dan berpaling (dari iman)."


5. Neraka  Saqar

Pintu Neraka Saqar sebagai tempat kembali untuk orang munafik, yaitu orang yang mendustakan perintah Allah dan rasul. Mereka mengetahui bahwa Allah SWT. sudah menentukan hukum Islam melalui lisan Rasul Mustafa Muhammad SAW., tetapi mereka meremehkan syariat Islam. Penghuni Neraka ini  telah dijelaskan dalam Al-Quran didalamnya ditempati orang-orang penyembah berhala.

Allah SWT. berfirman:
مَا سَلَكَكُمْ فِى سَقَرَ قَالُوا۟ لَمْ نَكُ مِنَ ٱلْمُصَلِّينَ وَلَمْ نَكُ نُطْعِمُ ٱلْمِسْكِينَ وَكُنَّا نَخُوضُ مَعَ 

ٱلْخَآئِضِينَ وَكُنَّا نُكَذِّبُ بِيَوْمِ ٱلدِّينِ حَتَّىٰٓ أَتَىٰنَا ٱلْيَقِينُ 

"Apakah yang memasukkan kamu ke dalam Saqar (neraka)?".  mereka menjawab: "Kami dahulu tidak Termasuk orang-orang yang mengerjakan shalat, dan Kami tidak (pula) memberi Makan orang miskin, dan adalah Kami membicarakan yang bathil, bersama dengan orang-orang yang membicarakannya, dan adalah Kami mendustakan hari pembalasan, hingga datang kepada kami kematian". (Qs. Al-Muddasir ayat 42-47).

Neraka Saqar akan dihuni oleh kelompok-kelompok orang yang suka meninggalkan shalatnya ataupun orang-orang yang suka menyembah berhala. Dan juga orang-orang yang kikir atau tidak mau berbagi harta yang diberikan oleh Allah SWT. untuk orang fakir miskin, baik meminjamkannya atau menyedekahkannya. Juga mereka termasuk orang-orang yang suka membicarakan hal yang jelek-jelek, termasuk mengupat, mengunjing dan memfitnah. Selain itu, orang yang tidak percaya akn hari pembalasan juga akan masuk dalam neraka Saqar.

Juga termasuk orang yang menentang ayat-ayat Al-quran. Sebagaiamana Allah SWT. berfirman:

ثُمَّ أَدْبَرَ وَٱسْتَكْبَرَ فَقَالَ إِنْ هَٰذَآ إِلَّا سِحْرٌۭ يُؤْثَرُ إِنْ هَٰذَآ إِلَّا قَوْلُ ٱلْبَشَرِ سَأُصْلِيهِ سَقَرَ وَمَآ 

أَدْرَىٰكَ مَا سَقَرُ لَا تُبْقِى وَلَا تَذَرُ لَوَّاحَةٌۭ لِّلْبَشَرِ عَلَيْهَا تِسْعَةَ عَشَرَ

"Kemudian dia berpaling (dari kebenaran) dan menyombongkan diri, lalu dia berkata: "(Al Qur'an) ini tidak lain hanyalah sihir yang dipelajari (dari orang-orang dahulu), ini tidak lain hanyalah perkataan manusia". Aku akan memasukkannya ke dalam (neraka) Saqar. tahukah kamu Apakah (neraka) Saqar itu?  Saqar itu tidak meninggalkan dan tidak membiarkan  (neraka Saqar) adalah pembakar kulit manusia. dan di atasnya ada sembilan belas (Malaikat penjaga)". (QS. Al-Muddasir ayat 23-30)


6. Neraka Jahiim

Pintu neraka Jahiim diperuntukkan bagi orang yang di jelaskan atau tercantum dalam Al-Quran surat As-Syu'araa ayat 91 yang didalamnya ditempati orang-orang musyrik.

وَبُرِّزَتِ ٱلْجَحِيمُ لِلْغَاوِينَ

"Dan diperlihatkan dengan jelas neraka Jahim kepada orang- orang yang sesat",(QS. As-Syu’ara Ayat 91)

Dan Allah berfirman pula:
إِنَّا جَعَلْنَٰهَا فِتْنَةًۭ لِّلظَّٰلِمِينَ إِنَّهَا شَجَرَةٌۭ تَخْرُجُ فِىٓ أَصْلِ ٱلْجَحِيمِ طَلْعُهَا كَأَنَّهُۥ رُءُوسُ 

ٱلشَّيَٰطِينِ فَإِنَّهُمْ لَءَاكِلُونَ مِنْهَا فَمَالِـُٔونَ مِنْهَا ٱلْبُطُونَ ثُمَّ إِنَّ لَهُمْ عَلَيْهَا لَشَوْبًۭا مِّنْ حَمِيمٍۢ 

ثُمَّ إِنَّ مَرْجِعَهُمْ لَإِلَى ٱلْجَحِيمِ إِنَّهُمْ أَلْفَوْا۟ ءَابَآءَهُمْ ضَآلِّينَ

"Sesungguhnya Kami menjadikan pohon zaqqum itu sebagai siksaan bagi orang-orang yang zalim. Sesungguhnya dia adalah sebatang pohon yang keluar dari dasar neraka yang menyala. Mayangnya seperti kepala syaitan-syaitan. Maka Sesungguhnya mereka benar-benar memakan sebagian dari buah pohon itu, Maka mereka memenuhi perutnya dengan buah zaqqum itu. Kemudian sesudah Makan buah pohon zaqqum itu pasti mereka mendapat minuman yang bercampur dengan air yang sangat panas. kemudian Sesungguhnya tempat kembali mereka benar-benar ke neraka Jahim. Karena Sesungguhnya mereka mendapati bapak-bapak mereka dalam keadaaan sesat." (QS. Ash-shaffaat Ayat 63-69)


7. Neraka Hawiyyah

Neraka ini adalah neraka yang paling dasar/keraknya api neraka. Penghuni neraka ini adalah orang yang ringan timbangan kebaikannya sebagaimana dijelaskan oleh Allah SWT. dalam Al-Quran Surat Al-Qari'ah ayat 9-10.

وَأَمَّا مَنْ خَفَّتْ مَوَٰزِينُهُۥ فَأُمُّهُۥ هَاوِيَةٌۭ وَمَآ أَدْرَىٰكَ مَا هِيَهْ نَارٌ حَامِيَةٌۢ

"Dan adapun orang-orang yang ringan timbangan (kebaikan)nya, maka tempat kembalinya adalah neraka Hawiyah. Tahukah kamu apakah neraka Hawiyah itu?  (yaitu) api yang sangat panas." (QS. Al-Qari’ah ayat 8-11)

Neraka yang diperuntukkan bagi orang-orang yang ringan timbangan amal perbuatannya, yaitu mereka yang mengerjakan amal kebaikan bercampur dengan amal mungkar atau amal kejahatan. Orang islam laki-laki dan perempuan yang tindakan serta amalannya tidak sesuai dengan tuntutan dalam agama Islam, seperti para wanita muslim yang tidak menggunakan jilbab, bagi para lelaki muslim yang sering memakai pakaian yag terbuat dari sutra dan perhiasan emas, mencari rejeki dengan cara tidak halal, memakan riba dan sebagainya, Hawiyah adalah sebagai tempat tinggalnya.

Itu saja penjelasan tentang pintu-pintu neraka bisa penulis sampaikan. Semoga kita mulai berbenah dari sekarang agar tidak termasuk kedalam pintu-pintu neraka tersebut. Aamien Allahumma Aamien.

Semoga bermanfaat,
DK

Sumber:

No comments:

Post a Comment