“ittaqunnar walau bisyiqqo tamrotin: Jagalah diri kalian dari api neraka, meski hanya dengan bersedekah sepotong kurma”(Hadits Shahih, Riwayat Bukhari dan Muslim. Lihat Shahiihul jaami’ no. 114)

Sunday, February 12, 2017

Teknik Umpan Kucir di Laut


Umpan kucir yang awalnya diperkenalkan oleh Om Kicau di grup mancing manciac sebenarnya tidak beda dengan umpan buatan lainnya, dia meniru prinsip umpan buatan yang menyerupai ikan-ikanan. Bedanya, umpan kucir mengandalkan bentuk ikan terkecil yang biasa diburu predator yang disukai pemancing seperti tengiri, giant travelly, tongkol, kerapu dan lain-lain. Apa ikan yang mereka sukai? Salah satunya adalah ikan teri… Ya, ikan itu direpresentasikan dengan untaian benang emas atau benang sutera.

Sementara untuk umpan jigging (heavy maupun light) yang dikenal selama ini menggunakan metal jig di mana metalnya berbentuk ikan atau cumi-cumi dengan kombinasi jumbai-jumbai dari benang emas atau benang sutera.  Pada teknik mancing lainnya kita kenal pula mancing inchiku atau injiku.

Hasil Umpan Kucir

Teknik mancing inchiku dan jigging hampir sama, yakni memperlihatkan umpan (ikan atau cumi-cumi) yang sedang berlari kepada ikan target. Dengan demikian, tarikannya vertikal ke atas. Pada jigging, tarikan (kocokan) dilakukan dengan retrieve (gulungan kenur) kencang, sementara pada teknik mancing inchiku tarikan dilakukan dengan pelan.

Nah, beda dengan teknik inchiku maupun jigging, teknik mancing ayun kucir atau saya sebut ngucir dilakukan dengan umpan kucir, dengan beragam variasi yang bisa kita buat.

Teknik ngucir dilakukan dengan cara umpan kucir dilepas los sampai dasar laut kemudian diayun-ayunkan secara berirama dan relatif pelan. Perbedaan prinsip antara teknik jigging dan inchiku dengan teknik ngucir adalah jika dua teknik pertama (jigging dan inchiku) menjadikan umpan buatan (lure) seperti ikan atau cumi-cumi berlari, maka teknik ngucir memperlihatkan ikan kecil yang sedang menari-nari.

Variasi umpan kucir



Spesifikasi umpan kucir
Rangkaian umpan kucir

Keterangan:

1. Swivel

2. Swivel diperkuat kawat. Prinsip di sini, Anda bisa menggunakan apa saja yang penting menjadikan umpan tidak tertekuk agar hook (mata pancing) tunggal (nomer 4) dan treble hook (nomer 7) tidak bersentuhan ketika umpan kucir diayunkan dengan teknik ngucir.

3. Tali kevlar atau bisa tali apa saja yang penting lemas sehingga hook tunggal akan terayun dengan bebas ketika umpan kucir diayunkan untuk ngucir).

4. Hook (mata pancing tunggal) yang diberi rumbai-rumbai benang emas atau benang sutera yang bisa dibeli di toko pancing atau di toko peralatan jahit menjahit atau di toko asesoris pakaian.

5. Timah pemberat (bentuk bebas dengan berat yang disesuaikan dengan kondisi arus spot yang dituju). Dalam hal ini spot yang pernah untuk praktek adalah spot mancing di perairan Pacitan (cek artikel: Biaya mancing di Pacitan, pilihan akomodasi dan persiapan logistik). Timah yang digunakan seberat 1 ons.

6. Split ring penyambung treble hook dan lubangan kawar atau swivel penghubung.

7. Treble hook (pancing mata tiga), bisa juga Anda gunakan single hook seperti dalam contoh gambar di atasnya.

8. Rumbai-rumbai benang emas atau benang sutera yang bisa dibeli di toko pancing atau di toko peralatan jahit menjahit atau di toko asesoris pakaian.

Peralatan mancing teknik ngucir

Peralatan pancing disesuaikan dengan ikan target dan spot. Untuk mancing di Pacitan (cek artikel: Spot mancing joss gandos terbaik di Pacitan…) digunakan reel minimal 3000 dengan line PE 3 atau 4 dengan panjang minimal 200 meter.
Hasil umpan kucir

Untuk joran, bisa gunakan kekuatan medium. Jangan menggunakan rod light (jiran kecil/lentur) karena Anda akan kerepotan jika umpan kucir disambar kerapu seberat 15 kg seperti gambar di bawah ini, atau juga GT dengan berat 34 kg seperti tertera di gambar terbawah.

Selamat mencoba umpan kucir dengan teknik ngucir…

Semoga sukses dan bermanfaat,
DK

Sumber: